- Sarjana Teknik

Latest

Minggu, 24 Februari 2019


BAB VI
TEKNIK  PENGOLAHAN DATA, KOMUNIKASI DATA DAN JARINGAN KOMPUTER

A. TEKNIK PENGOLAHAN DATA
Pengolahan data merupakan bagian yang amat penting dalam metode ilmiah, karena dengan pengolahan data, data tersebut dapat diberi arti dan makna yang berguna dalam memecahkan masalah penelitian. Teknik pengolahan data terdiri atas:
1.      Batch processing system
Data-data sebelum dimasukkan dikelompokan terlebih dahulu berdasarkan jenisnya lalu dibaca satu persatu dan disimpan pada sebuah tape. Sesudah CPU selesai pada 1 program/data, maka program yang verkutnya akan diambil dari tape tersebut. Oleh sebab itu sistem antri maka diberi nama Batch processing system

2.      Multi programming
Menjalankan lebih dari satu program pada waktu yang bersamaan. Misal program A menjalankan oprasi input/ouput, proses CPU diambil alih oleh program B. Sementara program A dan B mengerjakan input/output, program C diproses. Sedudah program A B C selesai diproses, masukan program berikutnya (D). Langkah-langkah ini diatur oleh bagian dari operating sistem yang dinamakan supervisor.

3.      Time sharing system
Memakai cara terminal. Dimana misalkan ada 21 terminal yang dihubungkan pada sebuah CPU. Pemakai pada teminal pertama (program 1) sedang memproses input/output (tidak menggunakan CPU), program 2 dapat memakai CPU. Lalu program1 dikeluarkan dari memori dan program 3 dari terminal 3 dimasukan. Proses tersebut dilakukan berlulang-ulang dalam waktu beberapa detik, ini artinya TSS memakai sistem selang seling

4.      Computer network
Pengguna dari satu pusat kompter bisa menerima/mengirim informasi dari/kepada pusat komputer lainnya.

B. Komunikasi Data
Komunikasi data adalah pertukaran data antara dua perangkat atau lebih melalui media transmisi misalnya seperti kabel. Untuk bisa terjadinya komunikasi data, perangkat harus saling berkomunikasi atau terhubung .

PERALATAN KOMUNIKASI DATA
1. MODEM
Modem (modulator demodulator) merupakan perangkat yang menghubungkan kta kr internet. Perangkat ini berfungsi mengubah signal analog menjadi signal digital. Modem mengganti signal digital dari komputer menjadi signal analog ketika melewati mediu seperti saluran telepon, kemudian modem merubah kembali signal tersebut menjadi signal digital saat menuju komputer tujuan. Hal ini dilakukan agar bisa dipahami oleh komputer.

2. Kabel Jaringan
Kabel jaringan merupakan peralatan yang berfungsi sebagai media penghubung antara komputer dengan komputer atau komputer dengan perangkat jaringan lainnya. Berikut adalah jenis-jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Twisted Pait (UTP dan STP), coaxial, fiber optic.

3. Network Interface Card (NIC)
Perangkat keras jaringan komputer yang satu ini dikenal dengan istilah Ethernet Card atau lebih populer dengan istilah LAN Card. LAN Card adalah kartu jaringan yang berfungsi sebagai penghubung antar komputer dengan sebuah jaringan. Umumnya NIC ini sudah terintegrasi dengan motherboard komputer dan laptop, namun ada juga berupa kartu yang ditancapkan ke motherboard. Bahkan seiring dengan majunya perkembangan, ada juga yang berupa USB.

4. Konektor
Konektor adalah alat yang menghubungkan kabel dengan network adapter. Coba bayangkan apabila tidak ada konektor, dengan cara bagaimana kabel-kabel jaringan dapat terhubung dengan network adapter atau NIC. Jenis konektor tentunya disesuaikan dengan jenis kabel yang digunakan. Konektor RJ-45 digunakan untuk kabel UTP. Konektor BNC/T digunakan untuk kabel coaxial. Konektor ST digunakan untuk kabel fiber optic.

5. Hub
Hub adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menyatukan kabel-kabel network dari setiap workstation, server atau perangkat lain. Biasanya perangkat keras jaringan ini digunakan untuk membangun topologi bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub.

6. Switch
Sebenarnya fungsi dari switch adalah sama dengan hub. Namun cara kerjanya sedikit lebih rumit bila dibandingkan dengan hub. Switch tidak hanya sekedar mengurusi signal listrik tapi juga harus memproses informasi pada lapisan atau layer data link, informasi yang dicek oleh switch adalah alamat MAC address dari setiap perangkat dan komputer yang tersambung dengan dirinya.

7. Repeater
Repeater berfungsi untuk memperkuat signal dengan cara menerima signal dari suatu segmen jaringan lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan signal asli pada segmen kabel yang lain.

8. Bridge
Fungsi dari bridge itu sama dengan fungsi repeater tapi bridge lebih fleksibel dan lebih cerdas dari pada repeater. Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang berbeda. Misalnya bridge dapat menghubungkan ethernet baseband dengan ethernet boardband.

9. Router
Fungsi utama router adalah sebagai perangkat dalam jaringan komputer yang digunakan sebagai penghubung antara jaringan atau network. Router yang menentukan jalur mana yang terbaik untuk dilawati paket data sehingga data dapat sampai ke tujuannya.

TEKNIK KOMUNIKASI DATA
Teknik komunikasi data adalah data didalam sebuah sistem komputer ditransmisikan melalui model paralel yang disesuaikan dengan ukuran kata dalam sebuah komputer  atau data antara sebuah sistem komputer lainnya, biasanya ditransmisikan melalui model serial. Teknik komunikasi data dapat dibagi menjadi 2 model yaitu transmisi paralel dan transmisi serial.
TRANSMISI PARALEL semua bit dari karakter yang diwakili oleh suatu kode, ditransmisikan secara serentak satu karakter setiap saat. Data yang dikirimkan terus menerus melalui jalur-jalur yang disediakan tersebut hingga semua data dapat terkirimkan.
TRANSMISI SERIAL bit dikirim secara berurutan pada channel yang sama (kawat) yang mengurangi biaya untuk kawat tetapi juga memperlambat kecepatan transmisi.

Jumlah channel yang dimiliki oleh setiap peralatan tidaklah sama, demikian pula halnya dengan jumlah track yang digunakan untuk mengirim data. Dalam hal ini, setiap character akan diwakili oleh bit-bit yang dapat ditransmisikan dalam bentuk paralel ataupun serial. Contoh untuk mentrasmisikan huruf H yang diwakili oleh 8 bit, bila menggunakan 8 channel yang terpisah disebut sebagai paralel trasmission. Sebaliknya jika bit-bit yang ada disalurkan daam satu channel disebut sebagai serial transmission.
Komputer dengan pelbagai terminal pada lokasi yang saling berjauhan, biasanya menggunakan cara tradisional untuk saling berkounikasi antara satu dengan yang lainnya, yaitu menggunakan bentuk serial. Serial interface yang umum digunakan adalah RS-232C, yang dikembangkan untuk menstandarisasi dikarenakan adanya hubungan yang saling berjauhan antara komputer dengan terminal.

TRANSMISI PARALEL DAN SERIAL
Transmisi data digital dapat terjadi dalam dua model dasar, yaitu transmisi paralel atau transmisi serial. Data didalm sebuah sistem komputer ditransmisikan melalui model paralel yang disesuaikan dengan ukuran kata dalam sebuah sistem komputer. Data antara sebuah sistem komputer dengan sistem sistem komputer lainnya biasanya ditransmisikan melalui model serial. Oleh karena itu, maka diperlukan untuk membuat konversi dari transmisi paralel ke transmisi transmisi serial dalam mengirimkan data dari sebuah sistem komputer kepada suatu jaringan dan diperlukan konversi dari transmisi serial ke transmisi paralel saat sebuah sistem komputer menerima informasi dari suatu jaringan.
Transmisi paralel
·   Pada transmisi paralel, sejumlah bit dikirimkan per waktu. Masing-masing bit mempunyai jalurnya tersendiri. Dikarenakan oleh sifatnya yang demikian, maka data yang mengalir pada transmisi paralel jauh lebih cepat daripada transmisi serial.
·   Model transmisi paralel biasanya digunakan untuk melakukan komunikasi jarak pendek.
·   Pada transmisi paralel, beberapa bit (biasanya 8 bit atau 1 byte/karakter) akan dikieim secara bersamaan pada saluran yang berbeda dalam kabel yang sama dan disinkronisasi untik sebuah jam. Perangkat paralel memiliki bus data yanng lebih luas daripada perangkat serial sehingga dapat mentransfer data dalam kata-kata dari 1 atau lebih byte pada satu waktu. Akibatnya, ada percepatan dalam transmisi paralel bit rate lebih dari laju bit transmisi serial. Namun, percepatn ini adalah biaya versus tradeoff sejak beberapa kabel biaya lebih dari satu kawat, da sebagai kabel paralel mendapatkan lagi sinkronisasi waktu antara beberapa saluran menjadi lebih sensitif terhadap jarak. Waktu untuk transmisi paralel disediakan oleh signal clocking konstan dikirim melalui kawat terpisah dalam kabel paralel, sehingga transmisi paralel dianggap sinkron.
Suatu pengiriman data disebut paralel, nika sekelompok bit data ditrasmisikan secara bersama-sama dan melewati beberapa jalur transmisi yang terpisah.
·   Proses pengiriman data lebih cepat
·   Sistem ini akan lebih efektif untuk transmisi data yang memiliki jarak tidak terlalu jauh
Agar data yang diterima itu benar maka selang waktu yang digunakan pengirim dan penerima haru sama. Untuk keperluan tersebut maka pengirim dan penerima harus menambahkan “detak”(time pulse)
·   Data dikirimkan sekaligus, misal 8 bit bersamaan
·   Kecepatan tinggi
·   Karakteristik media harus baik
·   Masalah “SKEW efek” yang terjadi pada sejumlah pengiriman bit secara serempak dan tiba pada tempat yang dituju dalam waktu yang tidak bersamaan.

Transmisi Serial
Pada transmisi serial, pada setiap waktu hanya 1 bit data yang dikirimkan. Dengan kata lain, bit-bit data tersebut dikirimkan secara satu per satu. Model transmisi seperti ini dijumpai pada contoh seperti seorang pengguna menghubungkan terminal ke host komputer yang berada pada bangunan yang lain. Pada transmisi serial dapat dibentuk dua jenis transmisi yaitu
1. Transmisi serial sinkron (synchronous)
·      Pada transmisi serial sinkron, sebelum terjadi komunikasi antar data, maka diadakanlah sinkronisasi waktu antara pengirim dan penerima. Data tersebut kemudian dikirim dalam satu blok data yang disebut frame, dimana variasi ukuran frame mulai dari 1500 byte sampai pada 4096 byte.
·      Frame tersebut berisikan bit pembuka (preamble bit), bit data itu sendiri, dan bit penutup (postamble bit), serta penambahan bit-bit control pada lok tersebut. Contoh perangkat yang berbasis transmisi serial sinkron ialah  ethernet.

2. Transmisi serial asinkron (asynchronous)
·      Pada transmisi serial asinkron, sebelum terjadinya komunikasi data, tidak diadakan sinkronisasi waktu antara pengirim dan penerima. Data tersebut kemudian dikirim perkarakter. Masing-masing karakter memiliki strat bit dan stop bit. Start bit berfungsi untuk menandakan adanya rangkaian bit karakter yang sudah siap untuk dikirim. Sedangkan stop bit berfungsi untuk melakukan proses menunggu karakter berikutnya.
·      Setiap karakter terdiri dari 10 bit dengan rincian 1 bit start bit, 1 bit stop bit, 7 bit data, dan 1 bit paritas. Contoh perangkat yang berbasis transamisi serial asinkron adalah USB.

C. Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah dua atau lebih komputer yang terhubung satu sama lain dan digunakan untuk berbagai data. Jaringan komputer dibangun dengan kombinasi hardware dan software.

TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan adalah metode atau cara yang digunakan agar dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Struktur atau jaringan yang digunakan untuk menghubungakan satu komputer dengan komputer lainnya bisa dengan menggunakan kabel ataupun nirkaber (tanpa kabel). Berikut adalah penjelasan macam-macam topologi jaringan beserta kelebihan dan kekuranganya.
1. Topologi Ring
Topologi ring atau sering disebut dengan topologi cincin merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin. Jenis topologi jaringan ini umumnya hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi.

Kelebihan :
·         Biaya untuk instalasinua murah
·         Performa koneksi cukup baik
·         Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah
·         Implementasinya mudah dilakukan
Kekurangan:
·         Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung rumit
·         Pada jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan terjadi
·         Koneksi pada jaringan akan terputus jika salah satu koneksi bermasalah

2. Topologi Bus
Topologi bus adalah topologi jaringan yang lebih sederhana. Pada umumnya topologi jaringan ini dilakukan pada instalasi jaringan yan berbasis coaxial. Topologi bus memakai kabel coaxial pada sepanjang node client dan konektor. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, terminator, dan TBNC.

Kelebihan:
·         Kemudahan dalm penambahan client atau workstation baru
·         Mudah digunakan dan sangat sederhana
·         Biaya instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit
Kekurangan:
·         Sering terjadi tabrakan arus data
·         Proses pengiriman dan penerimaan daa kurang efisien
·         Topolodi bus yang lama sulit untuk dikembangkan
·         Jika ada masalah pada kabel, misalnya terputus, maka komputer workstation akan terganggu

3. Topologi star
Topologi star atau disebut juga dengan topologi bintang adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana umumnya memakai hum atau switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.


Kelebihan:
·         Jaringan topologi ini tetap berjalan dengan baik walaupun saah satu komputer client bermasalah
·         Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik
·         User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
·         Lebih fleksible
Kekurangan:
·         Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel
·         Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch mengalami masalah
·         Topologi star sangat tergantung pada terminal pusat

4. Topologi mesh
Topologi mesh adalah sebuah topoogi yang bisa digunakan untuk rute yang banyak. Jaringan pada topologi ini menggunakan kabel tunggal sehingga proses pengiriman data menjadi lebih cepat tanpa melalui hub atau switch.
  

Kelebihan:
·         Bandwidth limitnya cukup besar
·         Security pada data topologi ini sangat baik
·         Tidak terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data sangat banyak
Kekurangan:
·         Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak
·         Biaya instalasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan banyak kabel
·         Instalasinya sangat rumit

5. Topologi Tree
Topologi tree atau topologi pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star. Topologi tree pada umumnya dipakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda-beda.

Kelebihan:
·         Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas
·         Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data menjadi lebih mudah
Kekurangan:
·         Topologi tree memiliki kinerja jaringan yang lambat
·         Pengguanaan kabel yangn sangat banyak sehingga biaya instalasi mahal
·         Kabel backbone merupakan sental dari topologi ini
·         Bila komputer bagian atas bermasalah maka komputer bagian bawah juga akan bermasalah

6. Topologi Peer to Peer
Topologi peer to peer adalah topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer. Pada umumnya topologi peer to peer memakai satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer agar bisa saling berbagi data.

Kelebihan:
·         Biaya instalasi sangat murah
·         Proses instalasi mudah
·         Setiap komputer dapat berperan sebagai server atau client
Kekurangan:
·         Topologi ini sangat sulit untuk dikembangkan
·         Security dalam topologi ini sering bermasalah
·         Proses troubleshooting termasuk rumit

7. Topologi Linier
Topologi linier atau sering disebut dengan topologi bus berurut. Topologi ini umumnya hanya memakai satu kabel utama sebagai kenektor masing-masing titik sambungan pada setiap komputer.

Kelebihan:
·         Mudah dikembangkan
·         Penggunaan kabel sedikit
·         Tata letak topologi linier sederhana dan mudah
·         Topologi ini tidak membutuhkan kendali sentral
Kekurangan:
·         Kepadatan trafik data cukup tinggi
·         Security data tidak terjamin

8. Topologi Hybrid
Topologi hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi yang berberda dan membentuk jaringan baru. Dengan kata lain, jika ada dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung dalam satu jaringan maka topologi jaringan tersebut akan membentuk topoogi hybrid.

Kelebihan :
·         Topologi ini sifatnya fleksibel
·         Penambahan koneksi lian pada topologi ini menjadi sangat mudah
Kekurangan:
·         Proses instalasi dan pengaturannya cukup rumit
·         Manajemen pada topologi hybrid sangat sulit dilakukan
·         Biaya untuk membuat topologi ini cukup mahal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar